Keutamaan Tasbih dan Jumlah Bacaannya
Subhanallahi wa Bihamdihi 100 Kali
Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa mengucapkan Subhanallahi wa bihamdihi dalam sehari seratus kali, dihapuskan dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan” (HR. al-Bukhari dan Muslim). Dan tentang pagi dan petang: “Tidak ada seorang pun pada hari kiamat yang datang dengan amalan lebih utama dari yang ia bawa, kecuali seseorang yang mengucapkan seperti yang ia ucapkan atau lebih” (HR. Muslim).
Subhanallahil 'Azhim
Bersama “Subhanallahi wa bihamdihi”, inilah dua kalimat yang ringan di lisan dan berat di timbangan (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Tasbih Fatimah
Subhanallah 33, Alhamdulillah 33, dan Allahu Akbar 34 saat hendak tidur. Nabi ﷺ bersabda: “Itu lebih baik bagi kalian berdua daripada seorang pembantu” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Tasbih Setelah Salat
Subhanallah 33, Alhamdulillah 33, Allahu Akbar 33, dan penyempurna seratus: “La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir” (Tiada tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu). Siapa yang mengucapkannya, “diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan” (HR. Muslim).
Al-Baqiyat Ash-Shalihat
Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, dan Allahu Akbar. Nabi ﷺ bersabda: “Ucapan yang paling dicintai Allah ada empat… tidak mengapa engkau memulai dari yang mana saja” (HR. Muslim).
Istigfar
“Astaghfirullahal 'azhim” (Aku memohon ampun kepada Allah Yang Mahaagung) dan “Astaghfirullaha wa atubu ilaih” (Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya). Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah dalam sehari seratus kali” (HR. Muslim). Lafaz yang paling utama adalah Sayyidul Istighfar (HR. al-Bukhari).
Selawat kepada Nabi ﷺ
Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa berselawat kepadaku satu kali, Allah berselawat kepadanya sepuluh kali” (HR. Muslim). Yang paling sempurna adalah selawat Ibrahimiyah yang dibaca dalam tasyahud.
Pertanyaan Umum
Apa keutamaan tasbih?
Tasbih termasuk ucapan yang paling dicintai Allah dan termasuk al-baqiyat ash-shalihat. Mengucapkan “Subhanallahi wa bihamdihi” seratus kali dalam sehari menghapus dosa-dosa walaupun sebanyak buih di lautan (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Berapa kali mengucapkan Subhanallahi wa bihamdihi?
Yang disebutkan dalam hadis adalah seratus kali dalam sehari, atau seratus kali di pagi hari dan seratus kali di petang hari. Boleh menambah, karena dzikir mutlak tidak memiliki batas.
Apa itu al-baqiyat ash-shalihat?
Yaitu: Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, dan Allahu Akbar. Itulah ucapan yang paling dicintai Allah, sebagaimana dalam Shahih Muslim.
Lebih baik menghitung tasbih dengan jari atau dengan biji tasbih?
Menghitung dengan ruas jari lebih utama berdasarkan hadis “Hitunglah dengan ruas-ruas jari, karena jari-jari itu akan ditanya dan diminta berbicara” (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi), dan boleh menghitung dengan biji tasbih atau penghitung untuk menjaga hitungan.
Tentang halaman ini
Tasbih adalah menyucikan Allah Ta'ala dengan mengucapkan “Subhanallah” (Mahasuci Allah). Di antara keutamaan terbesarnya: “Dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai oleh Ar-Rahman: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil 'azhim” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Terakhir diperbarui: